Cara Memindahkan Aplikasi dari Memori Internal ke SD Card

Berbagai aplikasi tentunya ditawarkan kepada pengguna gadget dalam menunjang aktivitas. Meskipun memiliki fungsinya sendiri-sendiri, namun terkadang aplikasii tersebut justru membuat memori internal smartphone menjadi penuh. Memori internal yang penuh kemudian dapat menyebabkan kapasitas penyimpanan smartphone yang sempit, lemot, dan tidak nyaman saat digunakan.

Untungnya, kini sudah banyak ponsel Android yang telah dilengkapi dengan slot kartu memori eksternal atau Secure Digital Card (SD Card), dan banyak pula tersedia pilihan SD Card dengan harga yang terjangkau. Untuk menghemat ruang penyimpanan, aplikasi-aplikasi yang berkapasitas besar tadi bisa langsung kamu pindahkan ke kartu SD.

Tapi perlu diingat, tidak semua aplikasi dapat dipindahkan ke microSD. Mengapa? Karena, ada beberapa ponsel Android yang tidak mengijinkan kamu untuk memindahkan aplikasi tertentu ke SD Card.

Bisa atau tidaknya aplikasi dipindahkan ke microSD tergantung kepada si pembuat aplikasi dan juga pembuat ponsel.

Jika kamu ingin mencari tahu aplikasi apa saja yang bisa dipindahkan ke SD Card, kamu bisa menggunakan sebuah aplikasi yang bernama AppMgr III.

Cara memindahkan aplikasi dari memori internal ke SD Card

Untuk memindahkan aplikasi dari memori internal ke SD Card, kamu bisa memilih menu setting atau penyetelan, kemudian menu Apps, dan ketuk pada Storage (penyimpanan). Setelah itu, kamu akan melihat tombol “Change’ di sebelah penggunaan memori (storage used).

  1. Buka Pengaturan (Setting)smartphone-mu.
  2. Pilih Manajemen Aplikasi (Apps).
  3. Pilih Aplikasi yang ingin dipindahkan.
  4. Klik opsi Penyimpanan (Storage).

Klik opsi penyimpanan.

  1. Kilik opsi Ubah (Change), kemudian pilih Pindah ke kartu SD (Transcend SD Card).

Klik Penyimpanan kemudian Pindah ke kartu SD.

  1. Klik Pindah (Move).

Klik Pindah (Move).

Secara otomatis, aplikasi yang telah dipilih kemudian akan berpindah ke kartu SD.

Jika kamu ingin membalik prosesnya, ulangi kembali langkah yang baru saja kamu ikuti tadi. Satu-satunya langkah yang berbeda adalah kamu harus memilih “Penyimpanan internal” (Internal storage) bukan opsi SD Card.