Inilah Persiapan Jaringan 5G Sangat Matang, Semoga Kampanye Pilpres 2024 Bisa Gunakan Hologram

Tidak terbayangkan bagaimana nanti begitu cepatnya kemajuan jika jaringan nya juga sangat cepat. Kita sudah bisa merasakan dari jaringan 4G, sangat bagus, membantu kita dengan cepat. Apalagi nanti jika sudah memakai jaringan 5G. Disinilah kita dintantang untuk memanfaatkan teknologi, bagaimana kedepannya nanti untuk lebih maju, dan juga harus memiliki perubahan.

Kian matangnya persiapan jaringan 5G yang dilakukan operator di Indonesia memungkinkan teknologi hologram siap digunakan dalam kampanye pemilihan presiden 2024 mendatang.

Menjanjikan kecepatan super tinggi, teknologi jaringan seluler generasi kelima alias 5G diklaim akan menguntungkan berbagai segmen, seperti segmen industri, kesehatan, manufaktur, perkebunan, dan banyak bidang lainnya.

Termasuk untuk pemilihan calon presiden dan calon wakil presiden yang akan diselenggarakan pada 2024, jaringan 5G akan sangat berguna bagi terwujudnya kampanye menggunakan teknologi hologram.

Hal tersebut diungkapkan Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika ketika menguji coba video streaming 5G. Ia mengungkap bahwa hologram yang ada saat ini masih terbilang sebagai perangkat yang rumit dan mahal. Ke depan, seiring berjalannya waktu, teknologi ini diharapkan kian membumi.

Hologram diyakini akan semakin dikenal masyarakat sebagai sarana komunikasi jarak jauh yang menghilangkan batas jarak dan waktu secara real-time.

“Saya mengalami tahun 2019. Untuk apa? Untuk kampanye presiden. Saya di mana, Pak Jokowi di mana, hologram kita di mana dan disaksikan masyarakat. Bayangkan ini kalau dipakai kampanye 2024, calon presidennya cukup di satu tempat, hologramnya jalan-jalan, muter-muter ke kampung-kampung. Efisien kan,” ungkapnya.

Dengan menggunakan teknologi hologram, alat untuk kampanye pemilihan presiden dan wakil presiden di tahun 2024 tidak perlu lagi berkampanye secara nyata di depan publik.

Sehingga dengan adanya komunikasi melalui hologram calon presiden dan wakil presiden tidak perlu datang ke daerah, mereka dapat melakukan komunikasi secara virtual dengan hologram.